Rabu, 22 Desember 2010

Mengingat Pak Ram

Seluruh dunia ini dipenuhi potensi nuansa, tapi karena perhatian kita tersita oleh pengkategorian logika, pengkotak-kotakkan,maka sering kita mengabaikan keindahannya. Padahal dari nuansa justru lahir tema besar, penemuan-penemuan terhebat dunia. Misalnya, Einstein, nuansa kontinuum yang ia tangkap waktu umur lima tahun merupakan inspirasi awal teori relativitas.

Atau...

justru karena nuansa adalah affair yang sangat pribadi antara kita dan dominan yang lain. Banyak orang sulit sekali mengungkapkannya. Termasuk aku.

"Aku mengaggumimu!!!!"

(Jangan bilang tidak mungkin)

Aku juga pasti bilang "tidak mungkin" kalau ditanya apakah kamu yang sangat pintar dan berlebih akan menerima pengaguman seorang gadis yang masih terikat status kartu pelajar. Dan kamu pasti punya seribu satu pilihan lain yang jauh lebih feasible.

Aku masih tidak tahu kelanjutan cerita ini, sekalipun aku yang memegang pena. Tapi tidak ditangan egoku.


Aku memang manusia sama sepertimu. hanya kamu cermin yang relatif lebih jernih. Kita semua cermin bagi satu sama lain.

Aku melihat diriku dalam kamu.

Aku berkaca setiap detik dan mengagumimu sebagai keindahan.

Apakah itu berarti aku bermimpi????? Tidak masalah bukan????

Banyak orang yang matanya terbuka tapi jiwanya dibiarkan tertidur.

Dan aku sudah terbangun dari tidurku......

0 komentar:

Posting Komentar

 
design by Grumpy Cow Graphics | Distributed by Deluxe Templates